Browsing by Author "SAGALA, LAM MURNI"
Now showing 1 - 5 of 5
Results Per Page
Sort Options
Item ANALISIS PERBEDAAN EFEKTIVITAS HAND MASSAGE DAN PEMBERIAN AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP PENURUNAN NYERI PASIEN KANKER PAYUDARA DI MURNI TEGUH MEMORIAL HOSPITAL(2025-12-11) DAMANIK, SOFIA ARDELIA; SAGALA, LAM MURNILatar belakang: Kanker payudara merupakan masalah kesehatan yang banyak terjadi dan sering menyebabkan kematian. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan efektivitas hand massage dan pemberian aromaterapi lavender terhadap penurunan nyeri pasien kanker payudara di Murni Teguh Memorial Hospital. Metode: Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan rancangan penelitian two group pretest-postest desain. Pada rancangan ini kedua kelompok mendapatkan perlakuan yang berbeda. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni- Juli 2022. Penelitian ini dilakukan di ruang GB 2. 3A South, 3A West ruang rawat inap Murni Teguh Memorial Hospital. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, penentuan jumlah sampel menggunakan rumus slovin dan didapatkan 42 sampel. Metode analisa data univariat untuk memperoleh distribusi frekuensi, analisa univariat untuk uji normalitas data menggunakan uji shapiro wilk dan uji paired t test digunakan untuk melihat perbedaan yang signifikan antara kelompok hand massage dan kelompok aromaterapi lavender. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan efektivitas hand massage dan aromaterapi lavender terhadap penurunan nyeri pasien, dimana nilai rata rata (mean) penurunan kedua kelompok adalah 2.95 pada kelompok aromaterapi dan 2.62 pada kelompok hand massage. Kesimpulan: Aromaterapi lavender lebih efektif bila dibandingkan dengan hand massage.Item ANALISIS PERBEDAAN PERSEPSI PASIEN BPJS DAN NON BPJS DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT MURNI TEGUH TAHUN 2022(UNIVERSITAS MURNI TEGUH, 2025-01-17) SIMANJUNTAK, RINA SUSANTY; SAGALA, LAM MURNIProgram BPJS Kesehatan telah diterapkan di seluruh provinsi di Indonesia, termasuk di Provinsi Sumatera Utara, namun pelaksanaannya masih menghadapi berbagai kendala, terutama terkait pelayanan kesehatan yang dianggap berbeda dengan pasien umum. Tujuan: Untuk menganalisis perbedaan persepsi pasien BPJS dan non BPJS di ruang rawat inap. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan di Rumah Sakit Murni Teguh Medan. Populasi penelitian sebanyak 80 orang, dengan jumlah sampel 44 orang yang dibagi menjadi 2 kelompok masing-masing 22 orang. Penarikan sampel secara purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Independent Sample T-Test dengan tingkat signifikansi 95% (=0,05). Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar pasien BPJS (54,5%) menilai mutu pelayanan tidak baik, sedangkan mayoritas pasien Non BPJS (68,2%) menilai pelayanan dalam kategori baik. Hasil uji Independent Sample T-test menunjukkan nilai pvalue 0.002 < α 0.05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan dalam persepsi mutu pelayanan antara pasien BPJS dan Non BPJS di ruang rawat inap Rumah Sakit Murni Teguh. Kesimpulan: persepsi pasien BPJS berbeda dengan persepsi pasien non BPJS tentang pelayanan rawat inap. Saran: Disarankan mutu pelayanan di ruang rawat inap ditingkatkan tanpa membedakan golongan pasien, agar pasien memiliki persepsi yang baik terhadap layanan rumah sakit, seperti prosedur penerimaan pasien yang lebih cepat, tepat, dan tidak berbelit-belit.Item HUBUNGAN PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA RUANGAN DENGAN KINERJA PERAWAT PELAKSANA DI MURNI TEGUH MEMORIAL HOSPITAL(UNIVERSITAS MURNI TEGUH, 2025-01-17) PARDEDE, LENA M.; SAGALA, LAM MURNIKinerja perawat menjadi jawaban atas mutu pelayanan keperawatan yang diberikan pada pasien dalam masa perawatan. Salah satu masalah berkaitan dengan kinerja perawat yaitu pelaksanaan asuhan keperawatan yang kurang sesuai dengan sasaran yang ditentukan rumah sakit. Bagi perawat ruang rawat inap, kepala ruangan adalah pemimpin yang dapat menggerakkan perawat untuk dapat melaksanakan kinerja dengan baik. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan peran kepemimpinan kepala ruangan dengan kinerja perawat pelaksana. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasional dengan pendekatan potong lintang (cross sectional). Penelitian dilakukan di Murni Teguh Memorial Hospital Medan. Jumlah populasi sebanyak 193 orang dan sampel diperoleh sebanyak 66 orang. Penarikan sampel secara proportional sampling. Data yang digunakan data primer dan data sekunder. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji rank spearman’s rho dengan tingkat kepercayaan 95% (=0,05). Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa peran kepemimpinan kepala ruangan menurut perawat pelaksana di Murni Teguh Memorial Hospital dalam kategori baik (53,0%). Kinerja perawat pelaksana dalam kategori baik (54,5%). Peran kepemimpinan kepala ruangan berhubungan signifikan dengan kinerja perawat pelaksana di Murni Teguh Memorial Hospital tahun 2022, p = 0,000<0,05, dengan keeratan hubungan (koefisien korelasi) kedua variabel sebesar 0,747 (tinggi). Kesimpulan: Kepala ruangan hendaknya melakukan perannya dengan baik dengan melakukan pendekatan persuasif kepada setiap perawat pelaksana, menyertakan perawat dalam pengambilan keputusan sehingga terjalin hubungan yang harmonisItem PENGARUH LATIHAN RANGE OF MOTION PASIF TERHADAP KEKUATAN OTOT PADA PASIEN STROKE NON HEMORAGIK DI MURNI TEGUH MEMORIAL HOSPITAL(UNIVERSITAS MURNI TEGUH, 2025-01-17) FRANS SESEP MANOGITUA MARBUN; SAGALA, LAM MURNIStroke ialah gangguan aliran otak yang mengakibatkan defisit neurologis mendadak sebagai dampak iskemia atau hemoragi aliran saraf otak. Stroke merupakan suatu gangguan fungsional otak yang terjadi secara mendadak (pada beberapa detik) atau secara cepat (dalam beberapa jam) dengan indikasi serta gejala klinis baik fokal ataupun global yang berlangsung lebih dari 24 jam, ditimbulkan karena terhalangnya sirkulasi darah ke otak karena perdarahan (stroke hemoragik) ataupun sumbatan (stroke iskemik) dengan tanda-tanda serta indikasi sesuai bagian otak yang terkena, yang bisa sembuh sempurna, sembuh dengan kecacatan, atau kematian. Latihan Range of motion (ROM) adalah upaya untuk menjaga kelenturan otot-otot dan persendian dengan menggerakan otot. ROM digunakan untuk rehabilitasi stroke terbukti dapat mengoptimalkan pemulihan sehingga penyandang stroke mendapat keluaran fungsional dan kualitas hidup yang lebih baik. Tujuannya yaitu memulihkan kekuatan otot dan kelenturan sendi sehingga pasien dapat kembali melakukan aktivitas sehari-hari. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan Pre Eksperimen, dengan menggunakan Desain One group Pre test Post test. Pengambilan sampel menggunakan puposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 22 responden. Instrumen penelitian yang di gunakan berupa lembar penilaian SOP. Analisis data yang di gunakan adalah uji Dependen T Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukan ada pengaruh Latihan Range of Motion Pasif terhadap kekuatan otot pada pasien stroke non hemoragik di Murni Teguh Memorial Hospital. Uji Statistik Dependent T test menunjukan nilai p = 0,00 < dari nilai 0,05. Simpulan: Ada pengaruh Latihan Range of Motion Pasif terhadap kekuatan otot pada pasien Stroke Non Hemoragik di Murni Teguh Memorial Hosiptal.Item PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MENGGUNAKAN VIDEO EDUKASI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG MANAJEMEN HIPERTENSI PADA PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS SERING(2025-12-12) GULO, IMAN SELPI SETIA JAYA; SAGALA, LAM MURNIHipertensi Merupakan suatu peningkatan tekanan darah yang melebihi batas normal yang membuat peningkatan angka kesakitan(morbuditas) dan angka kematian. Secara Global terdapat 1.28 juta orang yang menyandang penyakit hipertensi yang berumur 30-79 tahun. Prevalensi Hipertensi di Indonesia adalah 34.1%. Tujuan Peneliti Untuk menganalisis dan melihat tingkat pengetahuan tentang manajement hipertensi di Puskesmas Sering Medan. Penelitian ini bersiafat Kuantitatif dengan desain penelitian menggunakan metode Quasi Eksperimen dengan pendekatan one group pre-test and post test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh usia yang hipertensi pada tahun 2022 di wilaya kerja Pusksemas Sering Medan yaitu 140 orang. Tekni Pengambilan sampel Yaitu teknik Purposive sampling. Jumlah Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 58 Responden. Kuesioner penelitian menggunakan Kuesioner yang dibuat sendiri dengan melakukan pengujian pada 3 Pakar (Expert). Data akan dianalisis menggunakan analisi univariat dan bivariate dengan Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada perbedaan nilai – rata tingkat pengetahuan responden sebelum dan sesudah diberikan dan mengalamin perubahan yaitu 25.00 menjadi 1225.00. hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai p=0,000. Ada pengaruh pendidikan kesehatan dengan menggunakan video edukasi terhadap tingkat pengetahuan manajemen hipertensi sebelum dan sesudah dilakukan intervensi di Puskesmas Sering Medan.