HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN KADAR GULA DARAH PADA USIA REMAJA 15 -17 TAHUN DI SMK NEGERI 1 PERCUT SEI TUAN
No Thumbnail Available
Date
2025-01-17
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
UNIVERSITAS MURNI TEGUH
Abstract
Kualitas tidur yang buruk dapat berdampak negatif pada
kesehatan, termasuk memengaruhi kadar gula darah, terutama pada remaja. Masa
remaja merupakan periode krusial dalam perkembangan fisik dan psikologis,
sehingga gangguan kualitas tidur dapat memicu masalah metabolik yang signifikan.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan kualitas tidur dengan kadar
gula darah pada usia remaja 15-17 tahun di SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan.
Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi
menggunakan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian melibatkan 96 siswa
yang dipilih menggunakan Simple Random Sampling. Data dikumpulkan melalui
kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengukur kualitas tidur dan
pemeriksaan kadar gula darah menggunakan metode glucometer. Uji statistik
menggunakan Spearman's rho untuk menganalisis hubungan antara kedua variabel.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki kualitas
tidur yang buruk 63 responden (65,6%) dan kadar gula darah dalam kategori prediabetes 48 responden (50%). Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan
signifikan antara kualitas tidur dengan kadar gula darah (p-value = 0,000 atau
p<0.005), dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,55. Kesimpulan : Ada hubungan
yang signifikan dan kuat serta positif antara kualitas tidur dengan kadar gula darah.
Oleh karena itu, disarankan untuk mengimplementasikan program edukasi untuk
meningkatkan kesadaran mengenai pola tidur yang sehat di kalangan remaja baik
di sekolah maupun dirumah, serta bekerja sama dengan tenaga kesehatan untuk
melakukan monitoring dan intervensi guna mendukung kesehatan metabolik
remaja.
Description
Keywords
kadar gula darah, kualitas tidur, remaja.