PENGARUH TERAPI BERMAIN JENGA TERHADAP PENURUNAN KECEMASAN PADA ANAK USIA PRASEKOLAH (4-6 TAHUN) AKIBAT HOSPITALISASI DI MURNI TEGUH MEMORIAL HOSPITAL
No Thumbnail Available
Date
2021-09-27
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
UNIVERSITAS MURNI TEGUH
Abstract
Hospitalisasi adalah suatu proses yang berencana atau darurat
mengharuskan anak tinggal di rumah sakit, untuk menjalani terapi dan perawatan
hingga pemulangannya kerumah. Hospitalisasi secara psikologis berdampak
dalam beberapa hal yaitu depresi, stres, takut dan mengalami kecemasan. Salah
satu intervensi yang dianjurkan adalah pemberian terapi bermain jenga. Tujuan :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi bermain jenga terhadap
penurunan kecemasan pada anak usia prasekolah (4-6 tahun) akibat hospitalisasi
di Murni Teguh Memorial Hospital. Metode : Jenis penelitian adalah quasy
eksperimen dengan rancangan “One group pre test – Post test”. Total sampel
dalam penelitian ini sebanyak 30 anak usia prasekolah dengan menggunakan
teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan sebelum dan sesudah terapi
bermain menggunakan instrument SCAS dan dianalisis dengan uji Wilcoxon
signed rank test. Hasil : Hasil peneliian ini menunjukan bahwa adanya pengaruh
terapi bermain jenga terhadap penurunan kecemasan pada anak usia prasekolah
yang dilihat dari hasil analisa Wilcoxon signed rank test dengan nilai Z = -4,381
menunjukkan signifikansi p value =0.001 (p<0,05). , yang berarti H0 ditolak dan
Ha diterima. Kesimpulan : Terdapat pengaruh pemberian terapi bermain jenga
terhadap penurunan kecemasan pada anak usia prasekolah (4-6 tahun) akibat
hospitalisasi di Murni Teguh Memorial Hospital.
Description
Keywords
Hospitalisasi, terapi bermain, kecemasan, anak usia prasekolah