HALAWA, JULIMANSEMBIRING, HIZKIANTA2025-12-122025-12-122025-12-12https://repositori.murniteguhuniversity.ac.id/handle/123456789/281Gastritis adalah peradangan terjadi pada mukosa lambung yang dapat bersifat akut, kronik, difus ataupun local yang disebabkan oleh adanya infeksi bacterial Helicobacter pylori ataupun hancurnya mukosa pelindung lambung. Pola makan merupakan susunan dan jumlah makanan yang dikonsumsi oleh individu atau kelompok pada waktu tertentu yang terdiri dari frekuensi makan, jenis makanan, dan porsi makan. Seringkali mahasiswa biasanya memiliki jadwal makan yang berantakan, sering terlambat makan, melewatkan sarapan pagi sehingga perut kosong dalam waktu makan yang lama pola hidup yang serba instant juga kurang baik membuat mahasiswa sangat suka mengkonsumsi makanan dan minuman cepat saji. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pola makan dengan tanda dan gejala gastritis pada mahasiswa keperawatan di universitas murni teguh. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Pengambilan sample dengan purposive sampling sebanyak 151 responden. Analisa data menggunakan uji korelasi spearman rho. Hasil: Penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan pola makan dengan tanda dan gejala gastritis dengan nilai p-value 0,010 < 0,05 dan koefisien korelasi 0,210. Kesimpulan: Terdapat hubungan pola makan dengan tanda dan gejala gastritis pada mahasiswa keperawatan di universitas murni teguh. Saran: Direkomendasikan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan sample lebih banyak dan menambahkan variabel manajemen stress, metaplasia intestinal penderita gastritis akut dan kronis dengan pemilihan metode penelitian berbeda. Kata kunci : Gastritis; Mahasiswa_Keperawatan;Pola_Makan.otherGastritisMahasiswa_KeperawatanPola_Makan.HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN TANDA DAN GEJALA GASTRITIS PADA MAHASISWA KEPERAWATAN DI UNIVERSITAS MURNI TEGUHThesis