TAMARA, LIVIAHASIBUAN, MUHAMMAD TAUFIK DANIEL2025-08-212025-08-212021-09-27https://repositori.murniteguhuniversity.ac.id/handle/123456789/170Hospitalisasi adalah suatu proses yang berencana atau darurat mengharuskan anak tinggal di rumah sakit, untuk menjalani terapi dan perawatan hingga pemulangannya kerumah. Hospitalisasi secara psikologis berdampak dalam beberapa hal yaitu depresi, stres, takut dan mengalami kecemasan. Salah satu intervensi yang dianjurkan adalah pemberian terapi bermain jenga. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi bermain jenga terhadap penurunan kecemasan pada anak usia prasekolah (4-6 tahun) akibat hospitalisasi di Murni Teguh Memorial Hospital. Metode : Jenis penelitian adalah quasy eksperimen dengan rancangan “One group pre test – Post test”. Total sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 anak usia prasekolah dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan sebelum dan sesudah terapi bermain menggunakan instrument SCAS dan dianalisis dengan uji Wilcoxon signed rank test. Hasil : Hasil peneliian ini menunjukan bahwa adanya pengaruh terapi bermain jenga terhadap penurunan kecemasan pada anak usia prasekolah yang dilihat dari hasil analisa Wilcoxon signed rank test dengan nilai Z = -4,381 menunjukkan signifikansi p value =0.001 (p<0,05). , yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan : Terdapat pengaruh pemberian terapi bermain jenga terhadap penurunan kecemasan pada anak usia prasekolah (4-6 tahun) akibat hospitalisasi di Murni Teguh Memorial Hospital.otherHospitalisasiterapi bermainkecemasananak usia prasekolahPENGARUH TERAPI BERMAIN JENGA TERHADAP PENURUNAN KECEMASAN PADA ANAK USIA PRASEKOLAH (4-6 TAHUN) AKIBAT HOSPITALISASI DI MURNI TEGUH MEMORIAL HOSPITALThesis