S-1 KEPERAWATAN
Permanent URI for this collection
Browse
Browsing S-1 KEPERAWATAN by Author "BR. TARIGAN S.N EVITA"
Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
Item PENGARUH EDUKASI MENYUSUI TERHADAP TINGKAT MINAT IBU ANTEPARTUM DI PUSKESMAS NAMAN TERAN KABUPATEN KARO(UNIVERSITAS MURNI TEGUH, 2023-08-07) BR. TARIGAN S.N EVITA; SILAEN HARSUDIANTOAngka capaian ASI eksklusif di Indonesia tahun 2018 yaitu 52% dan tahun 2020 meningkat menjadi 66,1% dan belum mencapai target yang ditetapkan Kementerian Kesehatan sebesar 80%. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya minat ibu menyusui. Minat ibu menyusui yang kurang tersebut perlu peran tenaga kesehatan khususnya perawat untuk memberikan edukasi atau pendidikan kesehatan. Edukasi atau pendidikan kesehatan tentang menyusui sangat penting untuk meningkatkan minat ibu menyusui. Tujuan: Untuk menganalisis pengaruh edukasi menyusui terhadap tingkat minat ibu antepartum. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu (Quasi Experiment) menggunakan pendekatan one group pre and post test design. Penelitian dilakukan di Puskesmas Naman Teran Kabupaten Karo. Jumlah populasi sebanyak 32 orang dan seluruhnya dijadikan sampel. Penarikan sampel secara total sample. Data yang digunakan data primer dan data sekunder. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Paired Sample T-test. Hasil: Karakteristik ibu antepartum di Puskesmas Naman Teran Kabupaten Karo berumur 20-35 tahun (78,1%), berpendidikan menengah (SMA) (40,6%), responden bekerja (56,3%), dan memiliki 2 orang anak (43,8%). Sebelum diberikan edukasi menyusui mayoritas ibu antepartum mempunyai minat yang rendah (65,6%), nilai rata-rata pretest sebesar 8,13. Setelah diberikan edukasi menyusui mayoritas ibu antepartum mempunyai minat yang tinggi (75,0%), nilai rata-rata pretest sebesar 12,53. Terdapat pengaruh pemberian edukasi menyusui terhadap tingkat minat ibu antepartum di Puskesmas Naman Teran Kabupaten Karo, dengan p-value = 0,000 < 0,05 dan nilai thitung = -13,130 > ttabel (1,694), terjadi peningkatan skor minat sebesar 4,40 point. Kesimpulan: Edukasi menyusui berpengaruh terhadap tingkat minat ibu antepartum untuk menyusui. Saran: Disarankan tenaga kesehatan untuk selalu memberikan edukasi menyusui kepada ibu antepartum sehingga ibu dapat meningkatkan minatnya untuk menyusui setelah melahirkan.