Browsing by Author "SIMANULLANG, ROSTIME HERMAYERNI"
Now showing 1 - 7 of 7
Results Per Page
Sort Options
Item HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN CA MAMMAE DALAM MENJALANI KEMOTERAPI DI MURNI TEGUH MEMORIAL HOSPITAL TAHUN 2022(UNIVERSITAS MURNI TEGUH, 2025-01-17) SIMANULLANG, DIAN LOMAK MAGDALENA; SIMANULLANG, ROSTIME HERMAYERNIKanker payudara merupakan saluran dari kelenjar dan jatingan penunjang payudara, dimana sejumlah sel dalam payudara berkembang biak secara abnormal. pada kasus kanker payudara, pasien menjalani lebih dari satu metode pengobatan yaitu metode pembedahan sebesar, kemoterapi dan penyinaran. Pada proses pengobatan kemoterapi pasien akan mengalami berbagai efek samping salah satu nya secara psikologis yaitu stress, depresi dan juga kecemasan, Kecemasan berlebihan yang terjadi pada pasien kemoterapi dapat mempengaruhi motivasi pasien dalam menjalani kemoterapi dan berpengaruh terhadap program kemoterapi. Dukungan keluarga sangatlah penting dalam menjalankan perawatan pasien, dimana dukungan kelurga dapat membantu menurunkan kecemasan pasien, meningkatkan semangat hidup dan komitmen pasien untuk tetap menjalani pengobatan kemoterapi. Metode: Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan jenis penelitian non eksperimen yaitu penelitian Deskriptif Korelasional dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel penilitian menggunan rumus slovin dengan e= 10% dan jumlah sampel sebanyak 76 responden. Instrument yang digunakan berupa lembar penilaian kuesioner dan menguji analisa data menggunakan uji chi-square test. Hasil: Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada pasien ca mammae dalam menjalani kemoterapi di Murni Teguh Memorial Hospital. Hasil analisis uji statistik chi-square menunjukan nila p value = 0,00 < dari nilai 0,05 Simpulan: Ada hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada pasien ca mammae dalam menjalani kemoterapi di Murni Teguh Memorial Hospital.Item HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKATDEPRESI PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DI RUMAH SAKIT IMELDA MEDAN(UNIVERSITAS MURNI TEGUH, 2025-01-17) GEA, RIBKA HERNI SUSILAWATI; SIMANULLANG, ROSTIME HERMAYERNIDukungan keluarga merupakan bagian terpenting dalam suatu keluarga. Dukungan keluarga memberikan dampak yang baik bagi kesehatan. Dukungan keluarga berpengaruh dalam pemulihan pasien. Tidak adanya dukungan keluarga yang didapatkan, maka keberhasilan penyembuhannya akan semakin kecil. Depresi adalah gangguan yang ditandai dengan suasana hati yang terus- menerus merasa sedih, kosong, mudah tersinggung, bersamaan dengan gejala kognitif dan somatik tertentu. Tujuan: Melihat Hubungan Dukungan Keluarga terhadap Tingkat Depresi Pada Pasien DM Tipe II di Rumah Sakit Imelda Medan. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Pengambilan sampel menggunakan cross sectional sampling sebanyak 70 responden. Analisa data menggunakan uji korelasi Spearman’s rho. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan tingkat depresi dengan nilai p-value 0,00<0,05 dan koefisien korelasi -0,477. Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan tingkat depresi pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Rumah Sakit Imelda Medan dan keduanya memiliki hubungan yang negatif dimana jika, dukungan keluarga tinggi maka tingkat depresi rendah ataupun sebaliknya. Saran : Untuk penelitian lanjutan diharapkan menambahkan variabel lain seperti faktor pemenuhan kebutuhan spiritual, guided imagery serta menggunakan metode penelitian yang lain.Item PENGARUH EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT DI DESA LAUT DENDANG KECAMATAN PERCUT SEI TUAN TAHUN 2023(UNIVERSITAS MURNI TEGUH, 2025-01-17) ZAI, PERTIWI; SIMANULLANG, ROSTIME HERMAYERNIperilaku hidup bersih dan sehat / PHBS yaitu salah satu upaya untuk memperkuat budaya individu / masyarakat supaya peduli dan mengutamakan kesehatan dalam mewujudkan kehidupan yang lebih berkualitas. Menurut (WHO) (2017), pada setiap tahunnya terdapat sekitar 2,2 juta orang di negara-negara berkembang meninggal dunia akibat berbagai jenis penyakit yang di sebabkan oleh kurangnya air minum yang aman, sanitasi hygiene yang buruk, pelayanan dan persedian sanitasi yang kurang memadai, sistem pembuangan sampah yang tidak memadai yang dapat menekan angka kematian dan mengakibatkan diare sampai 65% serta penyakit – penyakit lainnya sebanyak 26%. Presentase Kabupaten / Kota yang memiliki kebijakan PHBS secara nasional (2019) adalah 82,30%. Tujuan: mengetahui dan melihat tingkat pengetahuan tentang pengaruh edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) kepada masyarakat di Desa Laut Dendang Kecamatan Percut Sei Tuan. Metode: menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian Quasi Eksperimen dengan pendekatan one group pre-test and post test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat di lingkungan 6 Desa Laut Dendang Kecamatan Percut Sei Tuan yaitu berjumlah 702 orang. Teknik: menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 87 orang. Kuesioner penelitian menggunakan kuesioner yang dibuat sendiri dengan melakukan pengujian pada 3 pakar (Expert). Data di analisis menggunakan analisis univariat dan bivariate dengan wilcoxon. KESIMPULAN: hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan nilai rata-rata tingkat pengetahuan responden sebelum dan sesudah diberikan intervensi dan mengalami perubahan yaitu 39.50 menjadi 3081.00. hasil uji wilcoxon di peroleh nilai p=0.000. Ada pengaruh edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) terhadap tingkat pengetahuan masyarakat di Desa Laut Dendang Kecamatan Percut Sei Tuan Tahun 2023.Item PENGARUH EDUKASI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN ANAK TENTANG PENCEGAHAN KARIES GIGI DI SDS HKBP PARDAMEAN MEDAN TAHUN 2024(UNIVERSITAS MURNI TEGUH, 2025-01-17) SIREGAR, CAHYANI R.; SIMANULLANG, ROSTIME HERMAYERNIKaries gigi merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi di masyarakat, terutama pada anak-anak. Anak-anak berisiko tinggi terkena karies gigi karena kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman manis secara bebas. Pencegahan karies gigi dapat dimulai dengan meningkatkan pengetahuan anak, mengingat pengetahuan merupakan salah satu faktor pembentuk perilaku dan tindakan. Perilaku seseorang cenderung sesuai dengan tingkat pengetahuan yang dimilikinya. Oleh karena itu, diperlukan edukasi yang tepat untuk meningkatkan pengetahuan anak dalam pencegahan karies gigi. Tujuan: Menganalisis pengaruh edukasi terhadap Tingkat pengetahuan anak tentang pencegahan karies gigi di sd hkbp pardamean. Metode: jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan quasi eksperimen design dengan rancangan Untreated control group design with dependent pretest and posttest samples. Tekhnik Pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah 50 responden. Analisis data penelitian menggunakan uji wilxocon sign rank test. Hasil: hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh edukasi yang signifikan terhadap tingkat pengetahuan anak tentang pencegahan karies gigi dengan nilai p-value 0,00<0,05. Kesimpulan: ada pengaruh yang signifikan edukasi terhadap tingkat pengetahuan anak tentang pncegahan karies gigi di SDS HKBP Pardamean Medan tahun 2024. Saran: untuk penelitian lanjutan diharapkan Melakukan penelitian lanjutan dengan menambahkan variabel lain seperti perilaku menjaga kesehatan gigi, kondisi kesehatan gigi, atau pola makan yang dapat mempengaruhi kondisi kesehatan gigi.Item PENGARUH EDUKASI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN IBU IBU PKK TENTANG SADARI DI DESA SEI BULUH KEC TELUK MENGKUDU KAB SERDANG BEDAGAI TAHUN 2022(UNIVERSITAS MURNI TEGUH, 2025-01-17) HASIBUAN, HESTY ROMAULI; SIMANULLANG, ROSTIME HERMAYERNIKanker payudara termasuk penyakit keganasan akibat pertumbuhan dan perkembangan sel yang abnormal pada wanita.. Perkembangan kanker payudara di dalam tubuh penderitanya memerlukan waktu yang cukup panjang dan faktor risiko yang berperan sangat beragam. Hal ini besarnya masalah kesehatan kanker payudara dan akibat yang ditimbulkan maka perlu intervensi/praktik keshatan masayarakat dalam penyuluhan atau edukasi, salah satu pentingnya penanggulangan kanker payudara dilakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) yang bisa dilakukan sejak dini oleh wanita. Tujuan: Untuk mengetahui karakteristik responden Ibu-Ibu PKK di Desa Sei Buluh, Untuk menganalisis tingkat pengetahuan sebelum dilakukan SADARI pada Ibu-Ibu PKK di Desa Sei Buluh , Untuk menganalisis tingkat pengetahuan sesudah dilakukan SADARI pada ibu-ibu PKK di Desa Sei Buluh dan Untuk menganalisis Pengaruh Edukasi Terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu-Ibu PKK di Desa Sei Buluh. Metode: Terdapat 38 orang Ibu-ibu PKK Di Desa Sei Buluh berpartisipasi dalam penelitian ini dengan mengginankan teknik Sampling Incidental (Sampel Non-Probabilitas) . Peneliti melakukan edukasi selanjutnya pengumpulan data dengan menggunakan instrumen Edukasi Terhadap Tingkat Pengetahun Ibu-Ibu PKK di Desa Sei Buluh Kec Teluk Mengkudu Kab Serdang Bedagai Tahun 2022 sebelum dan sesudah. Hasil: Uji statistik menggunakan uji Wilcoxon berdasarkan hasil penelitian didapatkan pengetahaun ibu-ibu PKK Di Desa Sei Buluh sebelum diberikan edukasi kurang sebanyak 23 orang (60,5%) dan pengetahuan ibu-ibu PKK Di Desa Sei Buluh sesudah diberikan edukasi Cukup sebanyak 25 orang (65,8%). Kesimpulan: Hasil Uji Wilcoxon diperoleh p value 0,000 atau < 0,05 yang berarti yaitu Ha: Ada Pengaruh Edukasi Terhadap Tingkat Pengetahuan ibu-ibu PKK Di Desa Sei Buluh.Item PENGARUH JUS BELIMBING WULUH TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ABANG I TAHUN 2024(UNIVERSITAS MURNI TEGUH, 2025-01-17) YANTI, NI KADEK WITYA DANA; SIMANULLANG, ROSTIME HERMAYERNIHipertensi atau peningkatan tekanan darah saat ini masih menjadi masalah kesehatan di seluruh belahan dunia karena penyakit hipertensi ini menjadi salah satu penyebab morbiditas terbesar di dunia yang secara signifikan meningkatkan resiko penyakit jantung, otak, dan ginjal, serta salah satu penyebab utama kematian dini di seluruh dunia. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh jus belimbing wuluh terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi. Metode : Menggunakan desain jenis pre eksperimen dengan rancangan one group pre-post test design, Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Uji wilcoxon signed rank test untuk menganalisa data pada penelitian ini. Hasil : Hasil penelitian ini menunjukkan ada pengaruh jus belimbing wuluh terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Abang I dengan nilai p 0,000 dan 0,001 atau p < 0,05. Kesimpulan : Ada pengaruh jus belimbing wuluh terhadap tekanan darah. Hal ini dapat diharapkan bahwa penderita hipertensi perlu mengonsumsi jus belimbing karena dapat menurunkan tekanan darah.Item PENGARUH PENGGUNAAN GADGET TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VII DAN VIII DI SMPK BPK PENABUR TAMAN HOLIS INDAH BANDUNG(UNIVERSITAS MURNI TEGUH, 2025-01-17) RUBEN, MESRIANTI; SIMANULLANG, ROSTIME HERMAYERNIPenggunaan gadget yang kurang bijak dapat menjadi masalah dalam proses pembelajaran sehingga menyebabkan penurunan prestasi belajar siswa. Tujuan : untuk mengetahui pengaruh penggunaan gadget terhadap prestasi belajar siswa kelas VII dan VIII di SMPK BPK Penabur Taman Holis Indah Bandung. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan survey cross sectional. Teknik sampling menggunakan purposive sampling, instrumen menggunakan kuesioner (angket) penggunaan gadget dan dokumentasi hasil belajar. Uji regresi Linear sederhana untuk menganalisa data pada penelitian ini. Hasil : Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh penggunaan gadget terhadap prestasi belajar siswa kelas VII dan VIII di SMPK BPK Penabur Taman Holis Indah Bandung, dengan nilai p- value = 0,005 atau p < 0,05. Besarnya pengaruh variable penggunaan gadget terhadap variable prestasi belajar adalah sebesar 6,2 %. Kesimpulan : Terdapat pengaruh penggunaan gadget terhadap prestasi belajar siswa kelas VII dan VIII di SMPK BPK Penabur Taman Holis Indah Bandung. Dengan adanya pengaruh tersebut diharapkan agar siswa dapat menggunakan gadget dengan bijak sesuai kebutuhan dan meningkatkan motivasi belajar didalam kelas agar memiliki prestasi belajar yang lebih baik. Saran : Bagi Peneliti selanjutnya disarankan dapat melibatkan populasi yang lebih besar dan beragam, serta mempertimbangkan sudut pandang guru dan orang tua mencakup berbagai tingkat pendidikan dan latar belakang sosial ekonomi untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif tentang penelitian ini. Pertimbangkan pula variabel lain seperti jenis konten yang di akses,, durasi penggunaan gadget dan konteks penggunaan gadget.