STUDI ETNOGRAFI KEJADIAN STUNTING PADA SUKU NIAS DI DESA LOLOFAUSO KECAMATAN LOTU KABUPATEN NIAS UTARA
No Thumbnail Available
Date
2025-01-17
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
UNIVERSITAS MURNI TEGUH
Abstract
Stunting adalah masalah gizi utama di negara dan di seluruh dunia. Ini dianggap sebagai konsekuensi buruk dari kekurangan gizi yang berlangsung lama. Stunting juga merupakan kondisi kurang gizi kronik yang dialami oleh anak usia 6-59 bulan yang bedampak pada tingkat kecerdasan pada anak yang rendah, imunitas renda dan produktifitas yang rendah.Tujuan : untuk mengetahui karakteristik faktor-faktor yang menyebabkan kejadian stunting pada suku nias di desa lolofaoso kecamatan lotu kabupaten nias utara. Metode : Metode Penelitan Kualitatif desain etnografi. Teknik Yang digunakan Yaitu Observasi, wawancara dan dokumentasi.Hasil : hasil penelitian ini terdapat 4 faktor yaitu Tidak memanfaatkan layanan kesehatan, Pantangan makanan selama ke hamilan, Kurangnya Pengetahuan Tentang Gizi Ibu Hamil, dan Keterbatasan Pendapatan keluarga Terhadap Pemenuhan Kubutuhan Anak.Kesimpulan : Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan kejadian stunting pada suku nias di desa lolofaoso kecamatan lotu,kabupaten nias utara. Saran: Bagi Peneliti Selanjutnya Sebagai sumber informasi dan ilmu pengetahuan dan bahan acuan bagi peneliti selanjutnya dan dikembangkan dengan meneliti variabel-variabel lainnya sehingga lebih banyak informasi yang diperoleh tentang pencegahan stunting pada balita.
Description
Keywords
Etnografi, Faktor-Faktor, Nias, Stunting, Suku