D-III KEBIDANAN

Browse

Recent Submissions

Now showing 1 - 20 of 50
  • Item
    ASUHAN KEBIDANAN PADA NY. W MASA HAMIL SAMPAI DENGAN PELAYANAN KELUARGA BERENCANA DENGAN PENDEKATAN TERAPI KOMPLEMENTER GYMBALL DI KLINIK SEHATI
    (2026-01-09) LASE, NILA WATI; SINAGA, NELLY DAMERIA
    AKI dan AKB adalah salah satu indikator kesehatan masyarakat yang saat ini masih belum mencapai target SDGs yaitu 70 per 100.000 kelahiran hidup untuk AKI dan 12 per 1000 kelahiran hidup untuk AKB. Salah satu program yang dilakukan untuk mencapai target tersebut adalah asuhan berkesinambungan atau Countiunity of care (COC) yang dimulai dari masa hamil sampai dengan pelayanan keluarga berencana. Pendekatan dilakukan dengan studi kasus menggunakan metode SOAP di klinik Sehati kepada Ny W sejak tanggal 10 maret 2025 sampai 25 Mei 2025. Asuhan yang diberikan dimulai dari kunjungan hamil di TM III dengan keluhan kontraksi palsu kemudian diberikan penkes tentang perubahan fisiologi di TM III serta menganjurkan rileksasi pada saat kontraksi muncul. Pada saat Persalinan Ny W usia kehamilan 38 minggu 5 hari berlangsung normal dengan pendekatan terapi komplementer birthing ball. Bayi lahir normal sudah dilakukan IMD dan penatalaksanaan bayi baru lahir. Untuk masa nifas ibu berjalan dengan normal tanpa ada tanda bahaya masa nifas. Setelah 25 hari post partum ibu melakukan KB suntik 3 bulan agar tidak mempengaruhi produksi ASI. Pelaksanaan asuhan kebidanan secara komprehensif kepada Ny. W sudah dilakukan dimana Continuity Of Care terbukti dapat membantu deteksi dini dan mencegah faktor-faktor resiko.saran untuk klinik tetap mempertahankan mutu pelayanannya dengan mengikuti standar 60 langkah APN
  • Item
    ASUHAN KEBIDANAN PADA NY. E MASA HAMIL SAMPAI DENGAN PELAYANAN KELUARGA BERENCANA DENGAN PENDEKATAN TERAPI KOMPLEMENTER GYMBALL PADA PERSALINAN DI BPM EKA SRIWAHYUNI
    (UNIVERSITAS MURNI TEGUH, 2026-01-05) TARIGAN, CINDI OKTISA AUDREY; FRANSYSCA, HELENA
    Asuhan kebidanan berkesinambungan (Continuity of Care/COC) merupakan layanan yang esensial dalam upaya menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Asuhan ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan dokumentasi SOAP pada Ny. E, G2P1P0A0AH1 UK 37-38 Minggu, di BPM Eka Sriwahyuni dari bulan April hingga Juli 2025. Asuhan yang diberikan meliputi kunjungan kehamilan (trimester I-III), persalinan, nifas, neonatus, dan keluarga berencana. Pada masa persalinan, Ny. E menerima terapi komplementer berupa penggunaan gymball, dan persalinan berlangsung normal tanpa penyulit pada usia kehamilan 37-40 minggu. Bayi lahir dengan jenis kelamin laki-laki, memiliki Berat Badan Lahir (BBL) 3.500 gram dan Panjang Badan (PB) 52 cm. Asuhan pada bayi meliputi pemberian ASI eksklusif, salep mata eritromisin, Vitamin K1, dan imunisasi Hepatitis B (HB0) sesuai prosedur standar asuhan kebidanan pada bayi baru lahir. Selama masa nifas, Ny. E merasakan kontraksi normal uterus yang menandakan proses pemulihan. Setelah 63 hari pascapersalinan, ibu memilih metode kontrasepsi suntik 3 bulan.
  • Item
    ASUHAN KEBIDANAN BERKESINAMBUNGAN PADA NY. R MASA HAMIL SAMPAI DENGAN PELAYANAN KELUARGA BERENCANA DENGAN PENDEKATAN TERAPI KOMPLEMENTER GYMBALL DI KLINIK BIDAN WANTI
    (UNIVERSITAS MURNI TEGUH, 2026-01-05) BUTARBUTAR, EVA ARROYO; FRANSYSCA, HELENA
    Kualitas kesehatan ibu dan anak yang stabil selama masa kehamilan, persalinan, nifas, dan pelayanan keluarga berencana (KB) sangat penting dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi (AKI). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai pelaksanaan asuhan kebidanan pada Ny. R di Klinik Bidan Wanti, mulai dari masa hamil hingga pelayanan keluarga berencana. Fokus studi kasus ini adalah continuity of care. Kunjungan termasuk persalinan, nifas, perawatan bayi baru lahir, dan layanan keluarga berencana. Diperoleh hasil dari Ny. R usia 25 tahun G1P0A0 di mulai dari trimester III dengan dua kali kunjungan, dilanjutkan satu kali persalinan pada usia 40 minggu dengan hasil yang memuaskan, dua kali kunjungan nifas. Perawatan bayi baru lahir dilakukan dengan dua kali kunjungan serta satu kali kunjungan untuk pelayanan keluarga berencana. Kesimpulan dari asuhan kebidanan secara komperhensif ini dapat melakukan asuhan kebidanan secara mandiri dan penanganan secara dini kepada Ny.R dengan sangat baik dan tidak ditemukan adanya penyulit dari mulai persalinan sampai nifas dan neonatus, kb. Saran kepada bidan untuk mempertahankan asuhan kebidanan secara komprehensif sesuai dengan standar, dan tetap melakukan pemeriksaan ANC pada setiap ibu hamil guna mendeteksi adanya komplikasi sedini mungkin.
  • Item
    ASUHAN KEBIDANAN PADA NY. D MASA HAMIL SAMPAI DENGAN PELAYANAN KELUARGA BERENCANA DENGAN PENDEKATAN TERAPI KOMPLEMENTER GYMBALL DI KLINIK PRATAMA HANNA KASIH
    (2026-05-01) HUTAPEA, EKA SILVIA; SINAGA, NELLY DAMERIA; SIMATUPANG, LENNY LUSIA
    Asuhan kebidanan berkelanjutan atau Continuity Of Care meliputi pelayanan terpadau dan berkesinambungan untuk ibu dan bayi sejak kehamilan sampai dengan Persalinan, Nifas, Bayi Baru Lahir dan Keluarga Berencana. Hal ini merupakan suatu yang penting dalam keberlangsungan hidup bagi ibu dan bayi sehingga penting untuk diperlihatkan dalam mengurangi resiko komplikasi dan menurunkan AKI dan AKB. Asuhan kebidanan yang diberikan pada Ny. D di Klinik Pratama Hanna Kasih mulai dari bulan April 2025 sampai dengan bulan Juni 2025. Pengumpulan data dilakukan melalui anamnesa, pemeriksaan fisik lalu dianalisis dan dituangkan dalam bentuk SOAP. Asuhan kehamilan dilakukan kunjungan antenatal sebanyak 7 kali selama kehamilan,dari awal kehamilan semenjak HPHT 02-08-2024 . Pada trimester III dengan keluhan sering buang air kecil (BAK) pada malam hari dan sudah teratasi dengan pemberian KIE, dan kemudian dengan keluhan nyeri pada pinggang bawah dan sudah teratasi dengan menganjurkan bermain bola gymball, sehinga selama masa kehamilan Ny. D G1P0P0A0AH0 dalam keadaan baik. Pada tanggal 07 Mei 2025 Ny. D bersalin secara normal dengan pemberian terapi komplementer gymball, bayi lahir spontan, JK: perempuan, BB: 3000 gram, PB: 48 cm. Asuhan masa nifas pada Ny. D berjalan dengan lancar tidak ada komplikasi, pada hari ke 40 masa nifas ibu memutuskan untuk menggunakan KB suntik 3 bulan. Pada masa kehamilan didapatkan adanya masalah dan dapat teratasi yaitu sering BAK dengan nyeri pada pinggang bawah, sedangkan masa Persalinan, BBL dan Nifas tidak ditemukanya adanya masalah. Diharapkan pada Ny. D dapat menerapkan KIE selama dilakukannya asuhan Continuity Of Care sehingga terbukti mampu menyelesaikan masalah yang ada sehingga kondisi ibu dan bayi tidak mengalami komplikasi.
  • Item
    ASUHAN KEBIDANAN BERKESINAMBUNGAN PADA NY. Y MASA HAMIL SAMPAI DENGAN PELAYANAN KELUARGA BERENCANA DENGAN PENDEKATAN TERAPI KOMPLEMENTER LOTUS BIRTH PADA PERSALINAN DI BPM EKA SRIWAHYUNI
    (UNIVERSITAS MURNI TEGUH, 2026-01-09) HARTIKA, AGNES MONIKA; FRANSYSCA, HELENA
    AKI dan AKB merupakan indikator penting dalam menilai kesehatan masyarakat, di mana Indonesia belum mencapai target SDGs yaitu 70 per 100.000 kelahiran hidup. Salah satu program pemerintah dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi dilakukan asuhan berkesinambungan atau Countiunity of Care (COC) Studi kasus ini menerapkan asuhan kebidanan komprehensif menggunakan metode SOAP pada Ny. Y (G2P1P0AOAH1) dengan usia kehamilan 34-40 minggu di PMB Eka Sriwahyuni pada Maret-April 2025. Asuhan yang diberikan meliputi kunjungan hamil 2 kali, persalinan normal dengan metode lotus birth 1 kali, perawatan nifas 2 kali, bayi baru lahir 2 kali, dan keluarga berencana 1 kali. Selama kehamilan, Ny. Y mengeluh nyeri punggung dan kesulitan tidur yang diatasi dengan pendidikan kesehatan. Bayi perempuan lahir normal pada 17 April 2025 pukul 10.27 WIB dengan berat badan 3300 gram dan panjang 48 cm. Masa nifas berjalan normal tanpa komplikasi. Pelaksanaan asuhan kebidanan secara komprehensif membantu mendeteksi dini dan mencegah risiko. Saran untuk klinik adalah mempertahankan mutu pelayanan dengan mengikuti standar 60 langkah Asuhan Persalinan Normal (APN). Dengan demikian, kualitas pelayanan kebidanan dapat terus ditingkatkan untuk mendukung kesehatan ibu dan bayi.
  • Item
    ASUHAN KEBIDANAN BERKESINAMBUNGAN PADA NY. K MASA HAMIL SAMPAI PELAYANAN KELUARGA BERENCANA DENGAN PENDEKATAN TERAPI KOMPLEMENTER GYM BALL PADA PERSALINAN DI KLINIK SEHATI
    (UNIVERSITAS MURNI TEGUH, 2026-01-13) BR PINEM, NONA OCTARIFKA; SINAGA, NELLY DAMERIA
    Asuhan kebidanan berkesinambungan atau Continuity of Care (COC) merupakan asuhan yang dimulai sejak hamil sampai dengan Keluarga Berencana sebagai upaya untuk menurunkan AKI & AKB. Pendekatan dilakukan dengan studi kasus yang didokumentasikan dalam bentuk SOAP pada Ny. K GII PI A0 di Klinik Sehati dari bulan April - Juli 2025. Asuhan yang diberikan berupa kunjungan hamil trimester I-III, bersalin 1 kali, nifas 2 kali, neonates 2 kali, dan KB 2 kali. Pada kehamilan trimester III ibu mengeluh nyeri pada bagian pinggang dan diatasi dengan pemberian terapi komplementer yaitu Gymball Pada proses persalinan Ny. K berlangsung normal usia kehamilan 37-40 minggu dan tidak ditemukan penyulit. Bayi lahir berjenis kelamin Perempuan, BB 3100gram dan PB 47cm, mendapatkan ASI eksklusif, vitamin K1, dan imunisasi HB0 sesuai dengan asuhan kebidanan pada BBL. Pada masa nifas ibu mengeluh perutnya masih terasa mules artinya terjadi proses pemulihan masa nifas. Ibu menggunakan KB Pil setelah 42 hari persalinan. Kesimpulannya COC bertujuan memberikan pelayanan berkesinambungan sejak hamil sampai KB untuk mendeteksi dini penyulit yang mungkin terjadi. Sarannya semoga Klinik dapat mempertahankan mutu pelayanannya dan memberikan kepuasan kepada pelanggan.
  • Item
    ASUHAN KEBIDANAN PADA NY. R MASA HAMIL SAMPAI DENGAN PELAYANAN KELUARGA BERENCANA DI KLINIK BERSALIN SEHATI
    (2025-03-10) BUULOLO, INRI; HUTAHEAN, MASTA MELATI; SINAGA, REGINA MARINTAN
    Asuhan kebidanan berkelanjutan (continuity of care) yaitu pemberian asuhan kebidanan sejak kehamilan hingga memutuskan menggunakan KB ini bertujuan sebagai upaya untuk membantu memantau dan mendeteksi adanya kemungkinan timbulnya komplikasi yang menyertai ibu dan bayi dari masa kehamilan hingga menggunakan KB. Metode yang digunakan penulis adalah mengumpulkan data secara komprehensif dengan anamnesa dan observasi kepada ibu hamil, sampai KB dan didokumentasikan dengan model SOAP. Asuhan kebidanan yang diberikan pada Ny. R dimulai dari trimester III dengan dua kali kunjungan, dilanjutkan dengan satu kali persalin, dan dua kali kunjungan nifas. Perawatan bayi baru lahir juga dilakukan dua kali kunjungan serta satu kali kunjungan untuk pelayanan keluarga berencana. Kehamilan berakhir pada usia 39 minggu dengan hasil yang memuaskan. Pada Ny. R proses kehamilan berjalan dengan fisiologis tidak ada masalah maupun komplikasi. Seluruh proses persalinan berlangsung normal dan lancar tanpa ada penyulit atau komplikasi dan penatalaksanaan telah dilakukan sesuai APN. Selama memberikan asuhan kebidanan pada nifas sampai KB tidak ditemukan adanya masalah maupun kesenjangan antara teori dan fakta. pada Ny. R membuktikaan bahwa pendekatan ini dapat membantu mengurangi komplikasi dan meningkatkan hasil kesehatan ibu dan anak. Diharapkan profesi bidan dalam memberikan asuhan kebidanan berkelanjutan (continuity of care) selanjutnya selalu menerapkan manajemen kebidanan, mempertahankan dan meningkatkan kompetensi dalam memberikan asuhan sesuai standar pelayanan kebidanan.
  • Item
    ASUHAN KEBIDANAN BERKESINAMBUNGAN PADA NY. C MASA HAMIL SAMPAI PELAYANAN KELUARGA BERENCANA DENGAN TERAPI KOMPLOMENTER PEANUT BALL DAN APPOLLO DI KLINIK BIDAN EKA
    (UNIVERSITAS MURNI TEGUH, 2026-01-20) SAMOSIR, THERESIA; SINAGA, NELLY DAMERIA
    Continuity of Care (COC) adalah layanan yang menyeluruh untuk perempuan hamil dan anak dari jaman kehamilan hingga proses persalinan ,nifas, dan keluarga berencana. Klinik Bidan Eka melaksanakan layanan meliputi seluruh rangkaian asuhan kebidanan dari masa kehamilan hingga pelayanan KB yang bertujuan untuk memastikan kesehatan ibu dan anak serta mengurangi risiko komplikası. Metode pelaksanaan ini didokumentasikan dalam bentuk SOAP yang menunjukkan bahwa Ny. C usia 23 tahun G2 P1 A0. Penelitian dimulai pada trimester III sebanyak dua kali kunjungan di usia kehamilan 36 dan 38 minggu. Persalinan pada kala I ± 2 jam, kala II 20 menit, kala III 10 menit, kala IV 2 jam dan penulisan patograf sudah lengkap. Masa nifas Ny. C berjalan dengan normal dilaksanakan pemeriksaan pada saat 6 jam post partum dan 6 hari pasca persalinan. Perawatan BBL dilakukan 2 kali kunjungan, serta satu kali kunjungan untuk asuhan KB. Masa kehamilan terdapat masalah dan dapat teratasi yaitu hamper sering buang air kecil dan sakit pada bagian bawah perut, sedangkan masa persalinan, BBL, dan nifas tidak ditemukan adanya masalah. Hasil pelaksanaan Asuhan Kebidanan menyeluruh kepada Ny. C menunjukkan bahwa COC terbukti membantu menemukan masalah sejak dini dan menghindari faktor risiko, yang memastikan kehamilan, persalinan, dan perkembangan nifas berjalan dengan baik.
  • Item
    ASUHAN KEBIDANAN PADA NY.H MASA HAMIL SAMPAI DENGAN PELAYANAN KELUARGA BERENCANA DENGAN PENDEKATAN KOMPLEMENTER GYMBALL DI KLINIK SEHATI
    (UNIVERSITAS MURNI TEGUH, 2026-01-20) NAINGGOLAN, MONICA TERESIA; SINAGA, NELLY DAMERIA
    Continuity of Care adalah pelayanan terpadu bagi ibu dan anak dari kehamilan hingga persalinan, nifas, dan keluarga berencana. Klinik Bidan sehati melaksanakan layanan yang meliputi seluruh rangkaian asuhan kebidanan dari masa kehamilan hingga pelayanan KB yang bertujuan untuk memastikan kesehatan ibu dan anak serta mengurangi risiko komplikası. Metode pelaksanaan ini didokumentasikan dalam bentuk SOAP, laporan kunjungan yang menunjukkan bahwa Ny. H usia 23 tahun G1P0A0. Penelitian dimulai pada trimester III dengan dua kali kunjungan, dengan usia kehamilan 36 dan 38 minggu. Persalinan pada kala I ± 4 jam, kala II 30 menit, kala III 15 menit, kala IV 2 jam dan penulisan patograf sudah lengkap. Masa nifas Ny. H berjalan dengan normal dilakukan pemeriksaan pada saat 6 jam post partum dan 6 hari pasca persalinan. Perawatan bayi baru lahir dilakukan 2 kali kunjungan, serta satu kali kunjungan untuk asuhan keluarga berencana. Masa kehamilan terdapat masalah dan dapat teratasi yaitu nyeri pinggang, sedangkan masa persalinan, bbl, dan nifas tidak ditemukan adanya masalah. Hasil pelaksanaan Asuhan Kebidanan secara menyeluruh kepada Ny. H menunjukkan bahwa Continuity of Care terbukti dapat membantu menemukan masalah sejak dini dan menghindari faktor risiko, yang memastikan kehamilan, persalinan, dan perkembangan nifas berjalan dengan baik
  • Item
    ASUHAN KEBIDANAN PADA NY. E MASA HAMIL SAMPAI DENGAN PELAYANAN KELUARGA BERENCANA DI KLINIK BERSALIN SEHATI
    (2025-03-13) TAFONAO, VINENSIA TRISNA GRACE; HUTAHEAN, MASTA MELATI; SINAGA, NELLY DAMERIA
    Asuhan kebidanan berkelanjutan (continuity of care) yaitu pemberian asuhan kebidanan sejak kehamilan, bersalin, nifas, neonatus hingga memutuskan menggunakan KB ini bertujuan sebagai upaya untuk membantu memantau dan mendeteksi adanya kemungkinan timbulnya komplikasi yang menyertai ibu dan bayi dari masa kehamilan sampai ibu menggunakan KB Ny E. Metode asuhan dalam LTA ini adalah dengan wawancara, observasi, penatalaksanaan asuhan, dan continuity of care, yaitu asuhan kebidanan yang berkelanjutan. Data dikumpukan melalui rekam medis, laporan kunjungan, meliputi pemeriksaan trimester III, persalinan, nifas, perawatan bayi baru lahir, dan kelurga berencana. Asuhan kebidanan pada Ny E. dimulai dari trimester III dengan dua kali kunjungan, dilanjutkan dengan satu kali kunjungan persalinan, dua kali kunjungan nifas. Perawatan bayi baru lahir dilakukan dua kali kunjungan, serta satu kali kunjugan untuk pelayan KB. Kehamilan berakhir pada usia 39 minggu dengan hasil yang memuaskan. Asuhan kebidanan yang komprehensif ini terbukti efektif dalam mendeteksi dini dan mengurangi faktor faktor risiko yang mungkin terjadi selama masa kehamilan dan persalinan. Implementasi continuity of care pada Ny. E membuktikan bahwa pendekatan ini dapat membantu mengurangi komplikasi dan meningkatkan hasil kesehatan ibu dan anak. Diharapkam untuk Klinik Bersalin Sehati pentinnya menerapkan semua pemeriksaan 10 T untuk mendeteksi faktor risiko, seperti hipertensi, preeklampsia, eklampsia, dan BBLR (berat bayi lahir rendah).
  • Item
    ASUHAN KEBIDANAN PADA NY. S MASA HAMIL SAMPAI DENGAN PELAYANAN KELUARGA BERENCANA DI KLINIK WANTI
    (UNIVERSITAS MURNI TEGUH, 2026-01-20) BR SINULINGGA, JESIKA; FRANSYSCSA, HELENA
    Asuhan kebidanan berkelanjutan sangat penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak, selama masa kehamilan, persalinan, nifas, hingga pelayanan keluarga berencana (KB) sangat penting untuk memastikan kesehatan ibu dan anak serta mengurangi risiko komplikasi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan asuhan kebidanan pada Ny. S dari masa hamil hingga pelayanan keluarga berencana di Klinik Wanti. Studi kasus ini fokus pada continuity of care. Kunjungan meliputi, persalinan, nifas, perawatan bayi baru lahir, dan pelayanan keluarga berencana. Hasil penelitian ini diperoleh pada Ny. S usia 21 tahun G1P0A0 di mulai dari trimester III dengan dua kali kunjungan, dilanjutkan satu kali persalinan pada usia 40 minggu dengan hasil yang memuaskan, dua kali kunjungan nifas. Perawatan bayi baru lahir dilakukan dengan dua kali kunjungan serta satu kali kunjungan untuk pelayanan keluarga berencana. Kesimpulan dari asuhan kebidanan secara komperhensif ini dapat melakukan asuhan kebidanan secara mandiri dan penanganan secara dini, tidak ditemukan adanya penyulit dari mulai persalinan sampai nifas dan neonatus, kb. Saran kepada bidan untuk mempertahankan asuhan kebidanan secara komprehensif sesuai dengan standar, dan tetap melakukan pemeriksaan ANC pada setiap ibu hamil guna mendeteksi adanya komplikasi sedini mungkin.
  • Item
    ASUHAN KEBIDANAN BERKESINAMBUNGAN PADA NY.A MASA HAMIL SAMPAI DENGAN KELUARGA BERENCANA DENGAN PENDEKATAN KOMPLEMENTER GYM BALL DI KLINIK BIDAN EKA
    (UNIVERSITAS MURNI TEGUH, 2026-01-13) ZEGA, VALENTINA KRISTINA; SINAGA, NELLY DAMERIA
    Asuhan kebidanan berkesinambungan atau contiunity of care mulai dari masa hamil hingga pelayanan keluarga berencana. Hal ini dilakukan untuk menurunkan AKI dan AKB di indonesia. Asuhan ini dilakukan dengan pendekatan pendokumentasian SOAP dimulai dari masa hamil TM 3 di usai kehamilan 35 minggu di kunjungan pertama dan 37 minggu di kunjungan ke dua, bersalin usia kehamilan 39 minggu dengan pendekatan terapi komplementer gymball, nifas beralngsung normal sudah dilakukan kunjungan nifas 6 jam dan 6 hari,bayi baru lahir dilakukan kunjungan neonatus 6 jam dan 6 hari dan tidak ada tanda bahaya bayi baru lahir, dan KB dilakukan pada masa nifas 34 hari dengan suntik 3 bulan.Dilakukan kepada Ny A di klinik bidan Eka Asuhan berkesinambungan atau countiunity of care terbukti dan efektif mampu mendeteksi faktor resiko sedini mungkin. Saran untuk klinik untuk menyediakan pelayanan pemeriksaan laboratorium untuk membatu pemeriksaan penunjang untuk ibu.
  • Item
    ASUHAN KEBIDANAN PADA NY. D MASA HAMIL SAMPAI DENGAN PELAYANAN KELUARGA BERENCANA DI KLINIK BERSALIN SEHATI MARDIANUM
    (2025-03-13) SIIMARMATA, ENJELI FEBRIANI; SINAGA, NELLY DAMERIA; SINAGA, REGINA MARINTAN
    Asuhan kebidanan komprehensif Contiunity of care merupakan asuhan kebidanan sejak kehamilan, bersalin, nifas, neonatus hingga memutuskan menggunakan KB bertujuan mendeteksi adanya kemungkinan timbulnya komplikasi yang menyertai ibu dan bayi, dalam menurunkan AKI dan AKB. Laporan Tugas Akhir ini memberikan asuhan kebidanan berkelanjutan dan melakukan dokumentasi manajemen kebidanan. Metode ini dilakukan di Klinik Bersalin Sehati Mardianum berupa kunjungan hamil sebanyak 2 kali, persalinan sebanyak 1 kali, nifas 2 kali, neonatus 2 kali serta KB 1 kali. Pada Ny. D proses kehamilan adapun keluhan ibu, penulis memberikan intervensi senam yoga untuk mengatasi keluhan pada saat kehamilan. Proses persalinan berlangsung normal tidak ditemukan penyulit dengan metode Endorphin massage sehingga persalinan berjalan lancar dan nyeri berkurang serta penatalaksanaan telah dilakukan sesuai dengan 60 langkah APN. Pada masa nifas diberitahu tanda bahaya masa nifas, cara perawatan payudara dan KIE penggunaan KB. Asuhan neonatus. ASI Eksklusif yang dapat mendukung perkembangan otak serta fisik, dan meningkatkan sistem imun. Kesimpulan dari pengakajian kasus dari hamil sampai KB adalah hal fisiologis serta tidak ditemukan kesenjangan antara teori dan praktek. Diharapkan tenaga kesehatan Khususnya bidan dapat meningkatkan asuhan kebidanan komperhensif sesuai standar pelayanan kebidanan. Kepada Ny D sudah dilakukan Continuity Of Care terbukti membantu deteksi dini serta mencegah faktor-fakor resiko lainnya.
  • Item
    ASUHAN KEBIDANAN PADA NY. H MASA HAMIL SAMPAI KELUARGA BERENCANA DENGAN PENDEKATAN TERAPI KOMPLEMENTER BIRTHING BALL DAN LOTUS BIRTH DI KLINIK BIDAN EKA
    (UNIVERSITAS MURNI TEGUH, 2026-01-09) ZAMAGO, TRIMAS KARYAWATI; SINAGA, NELLY DAMERIA
    Asuhan kebidanan berkelanjutan sangat penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan bayi, dimulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir hingga pelayanan keluarga berencana (KB) dalam menurunkan AKI dan AKB. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan asuhan kebidanan pada Ny. H dari masa hamil hingga pelayanan keluarga berencana di Klinik Bidan Eka. Studi kasus ini fokus pada continuity of care. Kunjungan meliputi, persalinan, nifas, perawatan bayi baru lahir, dan pelayanan keluarga berencana. Hasil penelitian ini diperoleh pada Ny. H usia 30 tahun G3P2A0 di mulai dari trimester III dengan dua kali kunjungan, dilanjutkan satu kali persalinan pada usia 40 minggu dengan hasil yang memuaskan, dua kali kunjungan nifas. Perawatan bayi baru lahir dilakukan dengan dua kali kunjungan serta satu kali kunjungan untuk pelayanan keluarga berencana. Kesimpulan dari asuhan kebidanan secara komperhensif ini dapat melakukan asuhan kebidanan secara mandiri dan penanganan secara dini, tidak ditemukan adanya penyulit dari mulai persalinan sampai nifas dan bayi baru lahir, dan keluarga berencana. Saran kepada bidan untuk mempertahankan asuhan kebidanan secara komprehensif sesuai dengan standar, dan tetap melakukan pemeriksaan ANC pada setiap ibu hamil guna mendeteksi adanya komplikasi sedini mungkin.
  • Item
    ASUHAN KEBIDANAN PADA NY.E MASA HAMIL SAMPAI DENGAN PELAYANAN KELUARGA BERENCANA DI KLINIK PRATAMA HANNA KASIH
    (2025-03-03) PANJAITAN, CLARA F.; SINAGA, NELLY DAMERIA; HUTAHEAN, MASTA MELATI
    Asuhan kebidanan berkelanjutan sangat penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak, selama masa kehamilan, persalinan, nifas, hingga pelayanan keluarga berencana (KB) sangat penting untuk memastikan kesehatan ibu dan anak serta mengurangi risiko komplikasi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan asuhan kebidanan pada Ny. E dari masa hamil hingga pelayanan keluarga berencana di Klinik Pratama Hanna Kasih. Studi kasus ini fokus pada continuity of care. Kunjungan meliputi, persalinan, nifas, perawatan bayi baru lahir, dan pelayanan keluarga berencana. Hasil penelitian ini diperoleh pada Ny. E usia 30 tahun G3P2A0 di mulai dari trimester III dengan dua kali kunjungan, dilanjutkan satu kali persalinan pada usia 40 minggu dengan hasil yang memuaskan, dua kali kunjungan nifas. Perawatan bayi baru lahir dilakukan dengan dua kali kunjungan serta satu kali kunjungan untuk pelayanan keluarga berencana. Kesimpulan dari asuhan kebidanan secara komperhensif ini dapat melakukan asuhan kebidanan secara mandiri dan penanganan secara dini, tidak ditemukan adanya penyulit dari mulai persalinan sampai nifas dan neonatus, kb. Saran kepada bidan untuk mempertahankan asuhan kebidanan secara komprehensif sesuai dengan standar, dan tetap melakukan pemeriksaan ANC pada setiap ibu hamil guna mendeteksi adanya komplikasi sedini mungkin.
  • Item
    ASUHAN KEBIDANAN PADA NY. N MASA HAMIL SAMPAI DENGAN PELAYANAN KELUARGA BERENCANA DI KLINIK PRATAMA HANNA KASIH
    (2025-02-24) SIANTURI, DESY M.; SINAGA, NELLY DAMERIA; HUTAHEAN, MASTA MELATI
    Contuinity of Care atau asuhan kebidanan berkesinambungan adalah salah satu metode untuk mendeteksi resiko tinggi AKI dan AKB yang diberikan mulai dari hamil, bersalin, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana. Penulisan laporan pada Ny. N di Klinik Pratama Hanna Kasih melakukan pengumpulan data dengan menggunakan data primer yang dikumpulkan melalui hasil anamnesa dan pemeriksaan fisik kemudian pengumpulan data sekunder dari rekam medik yang dituangkan dalam bentuk SOAP. Hasil penelitian diperoleh ibu melakukan kunjungan kehamilan sebanyak 5 kali. Pada proses persalinan berlangsung normal, tidak ada penyulit ditemukan pada ibu. Saat kunjungan kehamilan di trimester III ibu mengeluh adanya kram pada kaki dan diberikan terapi komplementer senam hamil yang bertujuan mengurangi rasa kram pada kaki ibu. Asuhan bayi baru lahir diberikan vit K1, salep mata eritromicyn, HB0, dan ASI Ekslusif yang dapat mendukung perkembangan otak dan fisik. Masa nifas tidak ada dijumpai penyulit dan ASI keluar lancar namun ibu mengeluh perut masih terasa mules. Ibu memakai KB suntik 3 bulan setelah 42 hari persalinan. Kesimpulannya, melalui CoC ibu diharapkan dapat menerapkan konseling yang telah diberikan mulai dari hamil sampai KB sehingga kondisi ibu dan bayi baik. Sarannya semoga klinik mampu menerapkan asuhan CoC ini untuk mencegah komplikasi terhadap ibu dan bayi.
  • Item
    ASUHAN KEBIDANAN PADA NY. R MASA HAMIL SAMPAI DENGAN PELAYANAN KELUARGA BERENCANA DENGAN PENDEKATAN TERAPI KOMPLEMENTER GYM BALL DI KLINIK BIDAN WANTI
    (UNIVERSITAS MURNI TEGUH, 2026-05-01) Hutapea,Cindy RosaPutri; Fransisca, Helena
    Continuity of care meliputi pelayanan terpadu bagi ibu dan bayi dari kehamilan hingga persalinan, nifas, dan keluarga berencana, hal ini penting bagi keberlangsungan hidup ibu dan bayi sehingga penting untuk diperhatikan dalam mengurangi resiko komplikasi dan penurunan AKI dan AKB. Asuhan kebidanan diberikan kepada Ny.R di klinik Bidan Wanti mulai dari bulan Mei 2025 sampai dengan Juni 2025. Pengumpulan data dilakukan melalui anamnesa, pemeriksaan fisik lalu dianalisi dan dituangkan dalam bentuk SOAP. Asuhan kehamilan dilakukan kunjungan antenatal sebanyak 6 kali selama kehamilan. Pada trimester III dengan keluhan sering BAK pada malam hari dan sudah teratasi dengan menganjurkan ibu perbanyak minum dipagi hari dan mengurangi pada malam hari. Pada tanggal 05 mei 2025 Ny.R bersalin secara normal, bayi lahir spontan, JK : Laki-Laki BBL : 3.200 gram PB: 48 cm. Asuhan masa nifas pada Ny.R berjalan lancar dan tidak ada komplikasi hingga pada 40 hari masa nifas ibu, ibu memutuskan untuk menggunakan KB suntik 3 bulan. Masa kehamilan terdapat masalah dan dapat teratasi yaitu sering BAK pada malam hari, sedangkan masa persalinan, bbl dan nifas tidak ditemukan adanya masalah. Diharapkan Ny.R dapat menerapkan KIE selama diberikannya asuhan Continuity of care dan terbukti mampu menyelesaikan masalah yang ada sehingga kondisi ibu dan bayi tidak mengalami komplikasi.
  • Item
    ASUHAN KEBIDANAN PADA NY. D MASA HAMIL SAMPAI DENGAN PELAYANAN KELUARGA BERENCANA DI KLINIK PRATAMA HANNA KASIH
    (2025-02-24) SIMORANGKIR, SUSI MARIA; SINAGA, NELLY DAMERIA; SINAGA, REGINA MARINTAN
    Asuhan kebidanan berkesinambungan atau Continuity of Care (COC) merupakan asuhan yang dimulai sejak hamil sampai dengan Keluarga Berencana sebagai upaya untuk menurunkan AKI & AKB. Pendekatan dilakukan dengan studi kasus yang didokumentasikan dalam bentuk SOAP pada Ny.D G1P0A0 di Klinik Pratama Hanna Kasih dari bulan April - Juli 2024. Asuhan yang diberikan berupa kunjungan hamil trimester I-III, bersalin 1 kali, nifas 2 kali, neonatus 2 kali, dan KB 1 kali. Pada kehamilan trimester III ibu mengeluh nyeri pada bagian pinggang dan diatasi dengan pemberian terapi komplementer yaitu senam yoga. Pada proses persalinan Ny.D berlangsung normal usia kehamilan 38-40 minggu dan tidak ditemukan penyulit. Bayi lahir berjenis kelamin laki-laki, BB 3.450 gram dan PB 49 cm, mendapatkan ASI eksklusif, salep mata eritromicyn, vitamin K1, dan imunisasi HB0 sesuai dengan asuhan kebidanan pada BBL. Pada masa nifas ibu mengeluh perutnya masih terasa mules artinya terjadi proses pemulihan masa nifas. Ibu menggunakan KB suntik 3 bulan setelah 42 hari persalinan. Kesimpulannya COC bertujuan memberikan pelayanan berkesinambungan sejak hamil sampai KB untuk mendeteksi dini penyulit yang mungkin terjadi. Sarannya semoga Klinik dapat mempertahankan mutu pelayanannya dan memberikan kepuasan kepada pelanggan.
  • Item
    ASUHAN KEBIDANAN PADA NY.N MASA HAMIL SAMPAI DENGAN PELAYANAN KELUARGA BERENCANA DENGAN PENDEKATAN KOMPLEMENTER TIUP-TIUP DI KLINIK PRATAMA HANNA KASIH
    (UNIVERSITAS MURNI TEGUH, 2026-01-20) SITORUS, ENJEL USMARITA; SINAGA, NELLY DAMERIA
    Tingginya AKI dan AKB baik secara nasional maupun daerah perlu diperhatikan, untuk itu perlu ada upaya dalam menurunkan AKI maupun AKB melalui pemberian asuhan Continuity of Care (COC). Continuity of Care merupakan program peningkatan pemberian pelayanan kebidanan secara berkelanjutan yang dilaksanakan dengan mengedepankan asuhan kebidanan secara holistik dan terpadu. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan asuhan kebidanan secara berkesinambungan didukung dengan pemberian asuhan komplementer dengan metode tiup-tiup pada proses pemberian asuhan persalinan pada Ny.N 34 tahun GII PI A0 di Klinik Pratama Hanna Kasih Medan. Peneliti menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik terhadap ibu dan bayi. Penelitian berlangsung antara tanggal 25 Februari hingga 23 Maret 2025. Temuan dari studi ini menunjukkan asuhan kebidanan yang diberikan pada Ny.N mencakup masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, dan keluarga berencana telah sesuai dengan standar kebidanan yang berlaku. Setelah memperoleh asuhan kebidanan berkelanjutan ibu merasa lebih nyaman, komplikasi yang terjadi dapat teratasi dan dikenali sejak awal tahap kehamilan, serta diperoleh pelayanan yang menyeluruh dan terintegrasi bagi ibu dan bayi.